Selasa, 02 Juli 2013

Hand

sesaat setelah membaca tumblerrmu:
membaca tulisanmu membuat ku sedikit lebih mengenalmu *mungkin.
membaca upload-an-mu membuatku paham apa yang kau pikirkan *mungkin.
melihat gambar2 yang kamu up-load membuatku sedikit merasakan apa yang ingin kamu tunjukkan *mungkin.
kepo tentang dirimu membuatku seakan ingin ada di dekatmu *pasti.
entahlah, keputusan yang sempat aku buat seakan roboh hanya dengan sedikit sikap kepo-ku.

sindrome apa yang mendiami diriku?
aku selalu bertanya, apa aku menyukai orang karna dia semarga dengan orang yang pernah membuatku merasa bahagia?
apa aku akan selalu menyukai orang yang perutnya sedikit seksi *versi saya?
bagaimana mungkin aku benar2 menyukai dia? atau bagaimana mungkin dia benar2 bisa membuatku sedikit mengabaikan dia yang pertama mendiami hati ini?
apa yang membuatku merasa hati ini kembali memilih?
dia sangat berbeda dari yang pertama *versi body.
awalnya aku merasa dia akan sangat menakjubkan kalau menggunakan kacamata (hal konyol karna dia tidak pernah menggunakannya) sampai waktu ketika pertandingan futsal, di pagi hari, hari sabtu, 29 Juni 2013 @MB futsal Bdg, tak sengaja mata ini melirik (mungkin) hal yang tak biasa. aku menemukannya menggunakan kacamata. dan itu sungguhhh...sungguh mengejutkanku. seperti awal yang aku pikirkan..
rasanya mata ini tidak ingin berpaling dari wajahnya yang penuh dengan keceriaan, senyuman, semangat, sangat menggemaskan!!
tak pernah aku berpikir akan sejauh ini hati ini berpetualang.
2 hari bersama di kepanitiaan mampu membuat semangat ini membara.

aku merasa ada sesuatu yang harus aku temukan di dirinya.
sempat terpikir mengapa astr menolaknya(beberapa kali). apa yang tidak pas menurut wanita itu?
senyumnya begitu tulus..
candaanya begitu tulus..

ka erni dan ka icha (semenjak kepanitian MK selalu bilang lebih enak sama eas). dan aku bilang, lebih seru sama Hand. mereka nanya "kok bisa?" aku bilang "ya gak tahu, emang lebih enak aja, seru".
sampai ketika aku dan ka icha di kepanitiaan turnamen futsal NHKB Bdg. rapat perdana, kami sedikit telat,,yia, seperti biasa, yang sudah lama tidak nongol tiba2 nongol (seidikit riuh sebentar).
aku pun duduk dekat Hand.
gak ada kepikiran apa pun selain yia emang rapat.
aku tidak begitu memikirkan apa pun, hanya belajar memahami posisiku. saat rapat, Hand sedikit usil. rambutku lah yang dimainin. pokonya berjalan menyenangkan (menurut aku). rapat selanjutnya, entah apa penyebabnya, sebelum rapat dimulai, ada aja sesuatu yang buat aku dan Hand sedikit beradu pendapat. tapi menyenangkan.
sampai benar2 pada saat Bazaar di gereja. aku dan ka icha datang jam 9 pagi, yang lain sudah ada yang di tempat. termasuk si kembar. tibalah kami beres2. aku merasa tidak ada yang salah, tapi selalu saja aku dan Hand sedikit bergurau. sampai dia katakan "iya lah kak, mentang2 di muka mu ada betadine?" (aku shock, rasanya aku sudah menghapus betadine yang aku oleskan dan aku ngerasa engga beud pokoknya)) semua langsung ngelihat ke aku *mungkin mukaku sedikit memerah..hhee
yia, tapi aku bales lagi aja gurauan biasa,,, tapi jujur aku sedikit gelisah. di pikiranku :"apaan sih ni anak, ribet amat, betadine yang mungkin udah pudar aja harus dibahas, gak banget lah"

 yang ibadah jam 9.30 pun masuk. kami hanya beberapa yang menjaga di luar. kami cerita,bergurau, dan kami membuat cendol. seperti biasa Hand mencicipi. sedikit nakal, aku hanya ngasi seujung sendok pengaduk, dia pun ngoceh. pokoknya aku sama dia sedikit berisik lah. sampe2 ka fitri bilang: "kalian berdua ini kalau ketemu kaya anjing sama kucing lah". aku benar2 pengen ketawa,, cuma, yia tersipu malu aja. setelah benar2 beres, aku ke kamar mandi. di kepalaku hanya ingin memastikan tentang betadine.*sedikit kocak. aku pun benar2 memastikan tidak ada betadine di muka ku. aku melepas rambut yang dari awal sampai di gereja aku ikat. aku kembali bergabung, dan kamu tahu, Hand pun berkomentar kembali: "cie,,yang mukanya .. atau rambutnya .. |aku ga dengar dengan jelas|". tapi emang nyenangin bareng dia.

di angkot, aku ama ka icha pun cerita ringan. ngebahas tentang omongan ka fitri. dan intinya, ka icha pun benar2 mengakui kalo Hand emang beda sama aku (beda kalo dengan ka icha ato ka erni).

saat ini, waktu lalu yang pernah membuatku senang terungkap kembali. aku tak mampu mengurutkan dari awal hingga akhir, tapi semua ada. tersimpan.
suatu saat nanti, saat aku membaca dan mengenangmu, mungkin aku sudah bersama dengan yang lain, atau aku menunggu yang pertama atau dirimu, atau aku sudah bersama dirimu. 
yang pasti, aku bukan card rider yang bisa di format untuk menghilangkan tanpa jejak semua yang pernah disimpan.
*Terimakasih untuk pernah mengisi hidup ini*